RESUME MATA KULIAH MANAJEMEN

 

NAMA :  M.AL FARISI

NPM    : 21310110749

SEMSTER/KELAS  : I/M3

dosen pembimbing : Ady Achadhi ,SE,MSi

 

MANAJEMEN

 

1.     FUNGSI  PERENCANAAN  DAN PENGAMBILAN  KEPUTUSAN

·         PENGERTIAN PERENCANAAN

Perencanaan atau planning adalah sebuahproses yang dimulai dari penetapan tujuan organisasi,menentukan strategi untuk pencapaian tujuan organisasi tersebut secara menyeluruh untuk mengintegrasikan dan mengkordinasikan seluruh pekerjaan organisasi hingga tercapainya tujuan organisasi

·        PERENCANAAN DAPAT DILIHAT DARI 3HAL YAITU

a.      Dari sisi proses

Fungsi perencanaan adalah proses dasar yang digunakan untuk memilih tujuan dan menentukan bagaimana tujuan tersebut akan dicapai.

b.     Dari sisi fungsi manajemen

Perencanaan adalah fungsi dimana pimpinan menggunakan pengaruh atas wewenangnya untuk menentukan atau merubahtujuan dan kegiatan organisasi.

c.      Dari sisi pengambilan keputusan

Perencanaan merupakan pengambilan keputusan untuk jangka waktu yang panjang atau yang akan datang mengenai apa yang akan dilakukan,bagaimana melakukannya,bilamana dan siapa yang akan melakukannya.

·        FUNGSI  ATAU  MANFAAT DARI  PERENCANAAN

a.     Pengarah organisasi

b.    Minimalisasi ketikadpastian

c.      Minimalisasi inefisiensi sumber daya

d.    Penetapan standar dalam pengawasan kualitas.

·        PERSYARATAN  PERENCANAAN  ( Planning  Requrements)

a.      Faktual dan realistis

b.     Logis dan rasional

c.      Fleksibel

d.     Komitmen

e.      Komprehensif atau menyeluruh

2.     FUNGSI  PENGORGANISASIAN

Organizing atau proses pengorganisasian adalah 4 fungsi manajemen menurut para ahli yang berfokus pada pengaturan sumber daya fisik dan manusia yang perusahaan miliki guna merealisasikan rencana tujuan.



Biasanya, fungsi organizing dipakai untuk mengelompokkan seluruh alat, tugas, orang maupun wewenang yang ada untuk tujuan pemenuhan rencana.



Proses pengawasan dilakukan oleh manajer secara mudah dengan memanfaatkan fungsi pengorganisasian.



Manajer dapat menentukan anggota kelompok, penanggung jawab hingga jenis dan klasifikasi tugas melalui fungsi organizing.

 

·        UNSUR FUNGSI ORGANIZING

Ada 3 unsur yang harus dipenuhi fungsi pengorganisasian. Ketiga unsur tersebut adalah

 

1. Kegiatan yang diorganisir dilakukan semata-mata untuk   mencapai tujuan.

2. Adanya implementasi dari rencana kegiatan yang telah ditetapkan.

3. Pengarahan sekelompok individu untuk saling bekerja sama.

 

·        Kegiatan Fungsi Organizing

Untuk mewujudkan fungsi pengorganisasian yang baik, berikut beberapa kegiatan yang harus dilaksanakan

 

1. Menyeleksi, merekrut dan memberikan pelatihan dan  pengembangan sumber daya manusia.

2. Menyesuaikan posisi tenaga kerja sesuai dengan kemampuan mereka.

3. Menyusun dan menetapkan tugas serta mengalokasikan tenaga kerja sesuai prosedur.

4. Menentukan struktur perusahaan sesuai tanggung jawab dan garis kewenangan.

 

·        Manfaat Fungsi Organizing

Setidaknya, inilah beberapa manfaat yang akan diperoleh dengan menerapkan fungsi pengorganisasian.



1. Tugas dijalankan dengan spesialisasi masing-masing.

2. Adanya transparansi pembagian tugas yang jelas.

3. Pembagian tugas dapat disesuaikan dengan kondisi perusahaan.

4. Setiap tenaga kerja paham akan tugasnya masing-masing.

5. Adanya manajer profesional sebagai pihak utama koordinasi seluruh kegiatan.

 

 

3.     STAFFING (Kepegawaian)

 

·        Pengertian

Staffing adalah proses memperoleh,meneyebarjkan tenaga kerjauntuk pengisisan jabatan dengan orang-orang yang memadai dan berkualitas dan mempertahankan  tenaga kerja yang cukup berkualitas untuk  membuat  dampak  positif  pada efektivitas organisasi.

 

·        Defini

a.   Menurut McFarland

staffing adalah fungsi dimana manajer mambangun organisasi melalui perekrutan,seleksi dan pengembangan individu untuk meningkatkankemampuan karyawan”

b.   Menurut Koonz,  O’Donnell  and Heinz  Weihrich

“merupakan fungsi manajemen  kepegawaian yang didefisinikan sebagai pengisian posisi  dalam struktur organisasi  melalui identifikasi  kebutuhan  tenaga  kerja , inventarisasi  orang-orang  yang tersedia , rekrutmen, seleksi,  penempatan,  promosi ,penilaian, kompensasi, dan pelatihan  orang yang dibutuhkan.”

 

·        FUNGSI  STAFFING

1.     merupakan semua fungsi  yang ada  dalam  manajemen

2.     merupakan fungsi yang dinamis

3.     meliputi ruang lingkup yang luas

·        TUJUAN UTAMA

a.      Untuk memahami semua fungsi dalam organisasi

b.     Untuk memahami perencanaan tenaga kerja sehinggatersedia orang yang tepat sesuai waktu dan tempatnya

c.      Untuk memahami masalah yang berkaitan dengan analisis pekerjaan untuk mengatasi masalah tersebut.

·        Staffing sangat penting dilakukan agar divisi yang ada di dalam perusahaan dapat dipenuhi kebutuhannya secara merata. Fungsi staffing mencakup beberapa hal berikut ini:

                                                             i.      perencanaan SDM yang sudah tersedia

                                                           ii.      perekrutan tenaga kerja apabila terdapat kekosongan pada divisi tertentu

                                                        iii.      proses seleksi calon tenaga kerja yang mendaftar

                                                         iv.      pengenalan terkait perusahaan serta melakukan orientasi

                                                           v.      pelaksanaan kerja

                                                         vi.      evaluasi kinerja yang telah dilakukan

                                                      vii.      memberikan reward atau punishment sesuai dengan hasil evaluasi yang telah dilakukan

                                                    viii.      memberikan pengembangan atau jenjang karier

 

4. Mengarahkan (directing)

Fungsi yang keempat dari manajemen dalam perusahaan adalah mengarahkan.

Directing bertujuan mengarahkan atau mengendalikan agar dapat meningkatkan keefektifan dan juga efisiensi kerja agar lebih maksimal.

Selain itu, fungsi ini juga memastikan adanya koordinasi dan kooperasi dari setiap bagian agar terciptanya harmonisasi dalam lingkungan kerja.

Dilansir dari Merdeka, terdapat beberapa aktivitas yang harus dilakukan agar suatu perusahaan memiliki fungsi manajemen pengelolaan perusahaan yang baik, di antaranya:

·        menerapkan serta mengimplementasikan kepemimpinan, bimbingan maupun motivasi terhadap pekerja agar bisa bekerja secara nyaman, baik dan maksimal

·         memberi tugas dan penjelasannya secara rutin terkait dengan jobdesc atau masalah pekerjaan

·         menjelaskan terkait seluruh kebijakan yang berlaku dan sudah ditetapkan

5. Pengawasan (controlling)

Fungsi terakhir dari manajemen yang ada di dalam perusahaan adalah pengawasan.

Gulick sendiri menggolongkan fungsi coordinating, reporting dan budgeting ke dalam fungsi controlling ini.

Tujuan dari fungsi ini adalah untuk menilai pekerjaan yang telah dilakukan oleh semua SDM yang ada di suatu perusahaan.

Namun tidak hanya SDM, keuangan dan waktu pun harus diperhatikan dalam fungsi controlling ini.

Hal ini supaya pekerjaan bisa selesai dengan tidak melebihi tenggat waktu dan budget yang digunakan tidak melebihi dari rencana yang telah dibuat sebelumnya.

Ada beberapa langkah dalam fungsi controlling, yaitu:

·          Mengukur kinerja para pegawai

·                 Membandingkan kinerja para pegawai apakah sudah sesuai standar apa belum.     Jika ada kesalahan, segera evaluasi.

·               Melakukan tindakan koreksi kepada pegawai atau pekerjaan yang salah atau dianggap belum memenuhi standar.

·               Memastikan para pegawai berjalan ke arah yang tepat.

·               Memastikan seluruh pekerjaan bisa selesai tepat waktu dan tidak melebihi budget yang telah dialokasikan.

 

 



 

 

Komentar